Artikel26 December 20233 Menit Baca

Waspada ! Makkah dan Madinah Hadapi Hujan Lebat dan Badai Petir Hingga Sabtu

Disusun oleh: Dewan Asatidz Samira TravelIzin PPIU No. 137/2020
Waspada ! Makkah dan Madinah Hadapi Hujan Lebat dan Badai Petir Hingga Sabtu - Panduan Ibadah Samira Travel
Bagikan Artikel Ini:

# Waspada! Makkah dan Madinah Hadapi Hujan Lebat dan Badai Petir Hingga Sabtu Pusat Meteorologi Nasional Arab Saudi (*National Center for Meteorology*/NCM) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem berupa...

Waspada! Makkah dan Madinah Hadapi Hujan Lebat dan Badai Petir Hingga Sabtu

Pusat Meteorologi Nasional Arab Saudi (*National Center for Meteorology*/NCM) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat, badai petir, angin kencang berkecepatan di atas 60 km/jam, hingga hujan es yang melanda wilayah Makkah, Madinah, serta sebagian besar provinsi di Arab Saudi. Jamaah umroh asal Indonesia yang saat ini berada di Tanah Suci diimbau meningkatkan kewaspadaan fisik, mematuhi arahan otoritas keamanan sipil (*Civil Defense*), serta menyesuaikan agenda ibadah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi agar tetap aman dan lancar.

Poin Penting

1. Puncak Cuaca Ekstrem: Hujan lebat disertai petir dan hujan es diprediksi berlangsung dari Selasa malam hingga Sabtu, dengan intensitas tertinggi di Makkah, Madinah, dan Jeddah pada hari Rabu dan Kamis.

2. Dampak Operasional Ibadah: Potensi penutupan sementara area terbuka mataf (pelataran Ka'bah) ke lantai atas demi keselamatan, risiko lantai licin, serta gangguan jarak pandang akibat badai debu sebelum turun hujan.

3. Prosedur Keamanan Jamaah: Jamaah dilarang mendekati aliran air lembah (*wadi*), wajib mengenakan alas kaki antilicin, sedia jaket atau pakaian hangat, dan selalu berkoordinasi dengan *muthawwif* serta ketua rombongan masing-masing.

Rincian Wilayah Terdampak Menurut Laporan Resmi NCM

Berdasarkan laporan resmi yang dirilis NCM melalui Saudi Press Agency (SPA), fluktuasi cuaca tidak hanya terjadi di dua kota suci, melainkan membentang di hampir seluruh penjuru kerajaan:

1. Wilayah Makkah Al-Mukarramah dan Sekitarnya

Mulai Selasa malam hingga Kamis, intensitas hujan lebat hingga sangat lebat berpotensi mengguyur Kota Makkah, Jeddah, Taif, Bahra, Al-Jumum, Al-Kamil, Adham, Maysan, Khulais, dan Al-Ardiyat. Fenomena ini disertai angin kencang melebihi 60 km/jam yang berpotensi mengangkat debu pekat, disusul petir dan butiran es. Hujan dengan intensitas sedang juga berlanjut hingga Jumat di wilayah Turbah, Al-Mawiyyah, Al-Khormah, Raniyah, dan Qunfudah.

2. Wilayah Madinah Al-Munawwarah

Hujan lebat diprakirakan terkonsentrasi pada Rabu dan Kamis. Daerah terdampak meliputi pusat Kota Madinah, Al-Mahd, Al-Hanakiyah, Khaybar, Al-Ula, Wadi Al-Fara’a, Yanbu, Al-Eis, dan Badr. Jamaah yang dijadwalkan ziarah luar kota atau perjalanan antar-kota via darat (Madinah–Makkah) wajib mewaspadai jarak pandang yang menurun drastis dan potensi genangan air di jalan raya bebas hambatan (*highway*).

3. Wilayah Lainnya di Arab Saudi

  • Wilayah Hail & Qassim: Hujan sedang hingga lebat disertai es melanda Baqaa, Samiraa, Buraydah, Unayzah, hingga Al-Rass sejak Selasa hingga Sabtu.
  • Wilayah Tabuk & Al-Jouf: Hujan lebat mengguyur Sakaka, Dumat Al-Jandal, Gurayyat, Umluj, dan Tayma.
  • Wilayah Riyadh & Bagian Timur: Ibu kota Riyadh, Al-Kharj, hingga Dammam, Jubail, dan Al-Ahsa diprediksi menerima hujan ringan hingga sedang mulai Kamis hingga Sabtu.

Panduan Teknis Ibadah Umroh Saat Hujan Lebat di Tanah Suci

Karakteristik tanah dan drainase di kawasan gurun membuat air hujan tidak meresap secepat di tanah air. Hujan lebat dalam hitungan jam dapat memicu genangan air deras di jalan-jalan kota Makkah dan Madinah. Bagi jamaah Indonesia, berikut langkah antisipasi nyata di lapangan:

1. Tata Cara Tawaf dan Sa'i Saat Hujan Deras

Ketika hujan lebat mengguyur Masjidil Haram, pihak keamanan (*Asykar*) biasanya mengarahkan jamaah untuk naik ke area tawaf lantai 1, lantai 2, atau area lantai mezanin. Lantai marmer pelataran terbuka Ka'bah (*mataf*) menjadi sangat licin saat terkena air. Jika Anda berada di pelataran Ka'bah ketika hujan turun deras disertai petir, segera ikuti instruksi petugas menuju area tertutup. Untuk sa'i, area Mas'a sepenuhnya terlindung dari air hujan, namun akses lorong penghubung dari mataf menuju Mas'a kerap basah dan licin.

2. Pakaian dan Kondisi Fisik

Suhu udara di Makkah dan Madinah dapat turun signifikan saat hujan lebat di musim dingin. Jamaah lansia sangat rentan terserang flu, batuk, dan hipotermia ringan.

  • Siapkan jaket tebal atau *windbreaker*, terutama saat menuju masjid untuk sholat Subuh dan Isya.
  • Gunakan sandal atau sepatu dengan sol karet bermotif kasar yang tidak licin di atas marmer basah.
  • Bawa kantong sandal plastik agar alas kaki tetap dapat dibawa masuk ke dalam masjid tanpa tercecer saat terjadi perpindahan shaf darurat.

3. Penyesuaian Jadwal City Tour dan Ziarah

Biro travel umroh biasanya menunda agenda ziarah ke Jabal Nur (Gua Hira), Jabal Tsur, maupun ziarah Kota Taif saat cuaca buruk. Jalur perbukitan batu sangat rawan longsoran kerikil dan jalanan licin. Jamaah diimbau mengutamakan ibadah wajib di dalam masjid daripada memaksakan agenda ziarah luar ruangan.

Tabel Kesiapsiagaan Jamaah Menghadapi Cuaca Buruk

Situasi LapanganTindakan yang Harus DilakukanHal yang Dilarang
Hujan Lebat di Pelataran Ka'bahBergeser perlahan ke area beratap (lantai 1 atau 2).Berlari tergesa-gesa atau berebut menyentuh Ka'bah di tengah licinnya marmer.
Badai Pasir/Debu Sebelum HujanGunakan masker medis basah, kacamata pelindung, segera masuk ruangan.Melepas masker atau berdiam di luar hotel/pelataran terbuka.
Genangan Air di Sekitar HotelTunggu air surut atau gunakan jalur jembatan penyeberangan resmi.Nekat melintasi genangan air deras atau jalur saluran air bawah tanah (*underpass*).
Perjalanan Bus Madinah - MakkahPastikan sabuk pengaman terpasang, konfirmasi kesiapan pengemudi bus.Mendesak sopir bus memacu kendaraan melebihi batas aman kecepatan hujan.

Koordinasi dan Layanan Darurat

Biro perjalanan umroh berizin resmi di Indonesia selalu berkoordinasi secara berkala dengan pihak *Muassasah* (Syarikah) Arab Saudi, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah, serta perwakilan kantor di Makkah dan Madinah. Jamaah diminta tidak panik, tidak termakan video hoaks bencana di media sosial, dan memastikan seluruh instruksi bersumber dari ketua rombongan masing-masing.

Pusat Layanan Konsultasi & Pendaftaran Resmi

Samira Travel – Sahabat Umrah & Haji Keluarga Anda

Untuk informasi valid seputar operasional keberangkatan, pembaruan kondisi cuaca terkini, serta layanan konsultasi ibadah umroh reguler maupun VIP, jamaah dan keluarga di tanah air dapat menghubungi layanan informasi resmi melalui:

  • WhatsApp/Telepon: 0856-0717-9735
  • Email: samiratravelsurabayaterpercaya@gmail.com

Tanya Jawab (FAQ) Jamaah

1. Apakah tawaf tetap sah jika dilakukan di area tertutup (lantai 1 atau 2) karena hujan deras?

Ya, tawaf di lantai 1, lantai 2, maupun area atap (*roof*) Masjidil Haram sah secara syariat selama dilakukan mengelilingi Ka'bah sebanyak 7 putaran berlawanan arah jarum jam, dimulai dan diakhiri sejajar Hajar Aswad, serta berada di luar batas dinding Ka'bah dan Hijir Ismail.

2. Apakah jadwal kereta cepat Haramain atau bus antar-kota terganggu akibat cuaca buruk ini?

Kereta cepat Haramain (*Haramain High-Speed Railway*) umumnya tetap beroperasi normal karena jalurnya terlindung, namun keterlambatan minor dapat terjadi akibat penyesuaian kecepatan demi keamanan. Untuk transportasi bus antarkota, kepolisian lalu lintas Arab Saudi dapat sewaktu-waktu menutup sementara gerbang tol jika jarak pandang di jalan raya di bawah ambang batas keselamatan.

3. Bagaimana jika jamaah terlanjur berniat ihram namun pelaksanaan umroh tertunda karena badai?

Jamaah tetap berada dalam kondisi ihram dan wajib menjaga seluruh larangan ihram (tidak memakai wewangian, tidak memotong kuku/rambut, dll.) hingga cuaca membaik dan pelaksanaan tawaf serta sa'i dapat diselesaikan dengan aman di Masjidil Haram.

Bagikan Artikel Ini:

Dewan Asatidz & Bimbingan Ibadah Samira Travel

Akreditasi A

Disusun dan ditinjau secara berkala oleh Muthawwif tersertifikasi BNSP alumni universitas terkemuka Timur Tengah. Materi diselaraskan dengan tuntunan sunnah Rasulullah SAW serta regulasi visa Kementerian Haji Kerajaan Arab Saudi.

Wujudkan Niat Menuju Baitullah

Ingin Jadwal & Informasi Paket Terkait Topik Ini?

Dapatkan konsultasi gratis mengenai jadwal penerbangan langsung 11 kota, fasilitas hotel bintang 5 pelataran masjid, dan bimbingan manasik intensif bersama Samira Travel.

Literasi Terkait

Artikel Edukasi Terkait Lainnya

Lihat 400 Panduan
Syarat Visa Umroh Terbaru 2026: Dokumen dan Ketentuannya - Samira Travel
Artikel
29 August 20261 mnt baca

Syarat Visa Umroh Terbaru 2026: Dokumen dan Ketentuannya

Syarat visa Umroh terbaru 2026 mewajibkan setiap calon jamaah untuk memiliki paspor dengan masa berlaku minimal 6 bulan, bukti reservasi akomodasi serta tiket penerbangan pulang-pergi yang valid, sertifikat vaksinasi meningitis...

Samira TravelBaca