Artikel4 September 20261 Menit Baca

Doa dan Amalan yang Bisa Dipersiapkan Sebelum Berangkat Umroh

Disusun oleh: Dewan Asatidz Samira TravelIzin PPIU No. 137/2020
Doa dan Amalan yang Bisa Dipersiapkan Sebelum Berangkat Umroh - Panduan Ibadah Samira Travel
Bagikan Artikel Ini:

Menunaikan ibadah umroh membutuhkan kesiapan batin yang matang, bukan sekadar pelunasan biaya paket atau kelengkapan paspor dan visa. Mempersiapkan doa dan amalan harian jauh-jauh hari sebelum tanggal keberangkatan memastikan jamaah...

Menunaikan ibadah umroh membutuhkan kesiapan batin yang matang, bukan sekadar pelunasan biaya paket atau kelengkapan paspor dan visa. Mempersiapkan doa dan amalan harian jauh-jauh hari sebelum tanggal keberangkatan memastikan jamaah tiba di Tanah Suci dalam kondisi hati yang bersih, fisik yang terlatih, dan pemahaman manasik yang kuat sehingga ibadah berjalan tenang dan mabrur.

Poin Penting

  1. 1.Persiapan spiritual paling mendasar sebelum terbang ke Tanah Suci adalah pembersihan hati dari niat pamer (riya) dan penyelesaian seluruh hak sesama manusia (hablum minannas).
  2. 2.Membiasakan sholat sunnah, dzikir, serta melafalkan doa-doa safar sejak di tanah air akan membuat jamaah lebih tenang menghadapi dinamika perjalanan panjang.
  3. 3.Disiplin mempelajari tata cara manasik secara detail meminimalkan kekeliruan rukun dan wajib umroh saat berada di Masjidil Haram.

1. Meluruskan Niat untuk Beribadah Sebelum Berangkat Umroh

Langkah pertama dan paling menentukan adalah menata niat semata-mata karena Allah Ta'ala. Ibadah umroh rentan disusupi rasa bangga diri, keinginan untuk dipuji lingkungan sekitar, maupun sekadar gengsi sosial. Pastikan tekad pergi ke Baitullah berlandaskan tujuan mengharap ampunan dan ridha-Nya.

Rasulullah SAW menegaskan bahwa setiap amal bergantung pada niatnya. Menjelang hari keberangkatan, perbanyak doa agar hati dijauhkan dari sifat sum'ah dan riya. Niat yang lurus menjadi pondasi kuat saat jamaah diuji kelelahan fisik saat tawaf, sa'i, maupun antrean panjang di bandara.

2. Bertaubat dan Memohon Maaf kepada Sesama

Sebelum melangkah keluar rumah menuju bandara, selesaikan seluruh urusan muamalah dan hubungan antarsesama manusia. Umroh adalah momen bertamu ke rumah Allah, sehingga jamaah dianjurkan berangkat dalam keadaan bebas dari beban sengketa duniawi.

Langkah konkret yang wajib dilakukan meliputi:

  • Sholat Sunnah Taubat: Laksanakan sholat taubat dua rakaat di rumah, memohon ampunan atas dosa-dosa masa lalu dengan tekad tidak mengulanginya.
  • Menyelesaikan Utang Piutang: Lunasi utang yang telah jatuh tempo atau minta izin/kehalalan dari pihak pemberi pinjaman jika pelunasan baru bisa dilakukan setelah kepulangan.
  • Meminta Maaf kepada Orang Tua dan Pasangan: Ridha orang tua dan pasangan merupakan kunci kelancaran perjalanan ibadah di Tanah Suci.
  • Meminta Maaf kepada Kerabat dan Tetangga: Bersilaturahmi secara ringkas untuk meminta doa restu dan saling memaafkan kesalahan.

3. Menghafal dan Membiasakan Doa-Doa Penting

Jangan menunda membaca doa saat sudah tiba di depan Ka'bah. Menghafal doa sejak di tanah air membantu jamaah berkonsentrasi penuh tanpa harus terus-menerus terpaku membaca buku saku saat berdesakan.

Berikut adalah doa-doa prioritas yang perlu dilatih:

Doa Keluar Rumah Menuju Bandara

Catatan Penting

*"Bismillahi tawakkaltu 'alallahi wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah."*

(Dengan nama Allah, aku bertawakal kepada Allah. Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.)

Doa Naik Kendaraan

Catatan Penting

*"Subhaanal-ladzii sakh-khoro lanaa haadzaa wa maa kunnaa lahuu muqriniin, wa innaa ilaa robbinaa lamunqolibuun."*

(Maha Suci Allah yang telah menundukkan semua ini bagi kami padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya, dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami.)

Doa Berniat Ihram Umroh

Catatan Penting

*"Labbaikallaahumma 'umratan."*

(Aku sambut panggilan-Mu ya Allah untuk berumroh.)

Lafal Talbiyah

Biasakan melafalkan kalimat talbiyah dengan lantang dan tartil:

Catatan Penting

*"Labbaikallaahumma labbaik, labbaika laa syariika laka labbaik. Innal hamda wan ni'mata laka wal mulk, laa syariika lak."*

Target WaktuFokus Hafalan/LatihanTujuan Praktik
H-30 KeberangkatanTalbiyah & Doa Niat IhramLancar dan fasih pelafalan
H-14 KeberangkatanDoa Thawaf & Sa'iPaham makna dan tertib rukun
H-3 KeberangkatanDoa Safar & Keluar RumahSiap mental saat hari terbang

4. Memperbanyak Sholat Sunnah dan Dzikir Harian

Ritme ibadah di Mekkah dan Madinah sangat padat. Tubuh yang terbiasa pasif di tanah air akan kaget saat harus bangun pukul 02.30 dini hari untuk sholat malam dan berjalan berkilo-kilo meter setiap hari.

Persiapkan fisik dan ruhani dengan amalan rutin:

  1. 1.Membiasakan Sholat Tahajud dan Witir: Latih bangun sepertiga malam terakhir minimal 2-3 kali seminggu sebelum berangkat.
  2. 2.Menjaga Sholat Dhuha dan Rawatib: Menjaga amalan sunnah pengiring sholat fardhu agar terbiasa mengejar pahala sunnah di Masjid Nabawi dan Masjidil Haram.
  3. 3.Membiasakan Dzikir Pagi dan Petang: Membentengi diri dari godaan emosi dan penyakit fisik selama perjalanan.
  4. 4.Membaca Al-Qur'an secara Terjadwal: Targetkan khatam atau tingkatkan tilawah harian sebagai sarana mendekatkan diri kepada kalamullah.

5. Memperdalam Manasik Umroh Secara Mandiri

Mengikuti bimbingan manasik dari travel umroh adalah kewajiban, namun memperdalam pemahaman fiqih secara mandiri akan menghindarkan jamaah dari rasa was-was. Pahami batasan larangan ihram—seperti penggunaan wewangian, memotong kuku, memotong rambut, serta aturan pakaian ihram bagi laki-laki dan perempuan—agar ibadah sah dan tidak terkena dam (denda).

Tanya Jawab Seputar Persiapan Umroh (FAQ)

1. Apakah sebelum berangkat umroh wajib mengadakan acara walimatus safar (tasyakuran)?

Secara hukum fiqih, walimatus safar bukanlah rukun maupun syarat sah ibadah umroh. Tujuannya murni sebagai sarana silaturahmi, memohon doa restu, dan berpamitan kepada kerabat. Jika dana terbatas, tidak perlu memaksakan diri mengadakan acara besar; silaturahmi sederhana atau berpamitan lewat telepon/pesan sudah mencukupi.

2. Kapan waktu yang tepat untuk mulai memakai kain ihram bagi jamaah pesawat terbang?

Pemberlakuan pakaian ihram bergantung pada rute penerbangan:

  • Rute Jakarta/Surabaya langsung Madinah: Pakaian ihram baru dipakai saat jamaah akan bertolak dari Madinah menuju Mekkah (mengambil miqat di Bir Ali).
  • Rute Jakarta/Surabaya langsung Jeddah: Jamaah harus sudah mengenakan pakaian ihram sejak dari bandara keberangkatan di Indonesia atau berganti pakaian di pesawat sebelum melintasi wilayah Yalamlam/Qarnul Manazil. Niat ihram dilafalkan di atas pesawat saat mendekati area miqat tersebut.

3. Amalan apa yang paling utama dilakukan saat menunggu jadwal terbang di bandara?

Hindari membicarakan hal-hal yang sia-sia atau mengeluhkan keterlambatan penerbangan. Manfaatkan waktu tunggu dengan memperbanyak istighfar, membaca Al-Qur'an, menyimak kembali materi manasik, dan melafalkan dzikir agar hati tetap tenang menghadapi perjalanan jarak jauh.

Pusat Layanan Konsultasi & Pendaftaran Resmi

Samira Travel – Sahabat Umrah & Haji Keluarga Anda

Bagikan Artikel Ini:

Dewan Asatidz & Bimbingan Ibadah Samira Travel

Akreditasi A

Disusun dan ditinjau secara berkala oleh Muthawwif tersertifikasi BNSP alumni universitas terkemuka Timur Tengah. Materi diselaraskan dengan tuntunan sunnah Rasulullah SAW serta regulasi visa Kementerian Haji Kerajaan Arab Saudi.

Wujudkan Niat Menuju Baitullah

Ingin Jadwal & Informasi Paket Terkait Topik Ini?

Dapatkan konsultasi gratis mengenai jadwal penerbangan langsung 11 kota, fasilitas hotel bintang 5 pelataran masjid, dan bimbingan manasik intensif bersama Samira Travel.

Literasi Terkait

Artikel Edukasi Terkait Lainnya

Lihat 400 Panduan
Syarat Visa Umroh Terbaru 2026: Dokumen dan Ketentuannya - Samira Travel
Artikel
29 August 20261 mnt baca

Syarat Visa Umroh Terbaru 2026: Dokumen dan Ketentuannya

Syarat visa Umroh terbaru 2026 mewajibkan setiap calon jamaah untuk memiliki paspor dengan masa berlaku minimal 6 bulan, bukti reservasi akomodasi serta tiket penerbangan pulang-pergi yang valid, sertifikat vaksinasi meningitis...

Samira TravelBaca