
# Syarat Umroh Terbaru: Panduan Dokumen, Regulasi, dan Alur Pendaftaran Pasti Berangkat Keberangkatan ibadah umroh membutuhkan kepatuhan mutlak terhadap regulasi imigrasi Republik Indonesia serta Kementerian Haji dan Umrah Kerajaan Arab...
Syarat Umroh Terbaru: Panduan Dokumen, Regulasi, dan Alur Pendaftaran Pasti Berangkat
Keberangkatan ibadah umroh membutuhkan kepatuhan mutlak terhadap regulasi imigrasi Republik Indonesia serta Kementerian Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi. Kepastian berangkat bukan sekadar memilih tanggal perjalanan, melainkan ketelitian dalam verifikasi dokumen identitas, kelengkapan administrasi visa, status rekam medis, hingga alur pelunasan biaya pada Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) yang berizin resmi.
1. Masa Berlaku Paspor: Paspor wajib memiliki nama minimal 2 kata dan sisa masa aktif minimal 7–8 bulan sebelum tanggal keberangkatan.
2. Batas Akhir Berkas & Pelunasan: Seluruh dokumen fisik dan pelunasan biaya wajib tuntas maksimal 1,5 bulan (45 hari) sebelum jadwal terbang guna proses *issuance* tiket serta *tasreh* visa.
3. Status Medis & Proteksi: Sertifikat vaksinasi dasar, status kepesertaan aktif BPJS Kesehatan, serta buku kuning meningitis tetap menjadi rujukan utama verifikasi imigrasi dan proteksi jamaah.
Daftar Persyaratan Dokumen Umroh
Pemerintah Arab Saudi saat ini telah menerapkan digitalisasi visa melalui platform terpadu, namun validasi berkas fisik di tingkat kantor wilayah Kemenag dan kantor imigrasi tetap memerlukan dokumen resmi.
Berikut adalah rincian berkas yang wajib disiapkan oleh setiap calon jamaah:
- **Paspor Asli:
- Nama yang tercantum minimal terdiri dari 2 kata (contoh: *Ahmad Zaini*).
- Masa berlaku paspor tidak boleh kurang dari 8 bulan terhitung dari hari keberangkatan.
- Memiliki minimal 3 halaman kosong untuk penempelan stiker visa dan cap imigrasi.
- **Salinan Identitas Kependudukan:
- Fotokopi KTP (elektronik) yang terbaca jelas.
- Fotokopi Kartu Keluarga (KK) terbaru dengan barcode valid.
- Salinan Akta Kelahiran (wajib bagi anak di bawah usia 17 tahun) atau Buku Nikah (bagi pasangan suami-istri).
- **Pasfoto Khusus Umroh:
- Foto terbaru berwarna dengan latar belakang (*background*) putih polos.
- Komposisi fokus wajah/kepala mencakup 80% dari frame foto.
- Tidak menggunakan kacamata hitam, seragam dinas, atau penutup kepala selain jilbab (bagi wanita).
- Bagi wanita, hindari jilbab warna putih agar kontras dengan latar belakang.
- Jumlah: Ukuran 4×6 sebanyak 5 lembar, ukuran 3×4 sebanyak 5 lembar.
- **Dokumen Medis & Asuransi:
- Kartu atau bukti kepesertaan aktif BPJS Kesehatan (sesuai instruksi pemerintah terkait layanan publik keberangkatan luar negeri).
- Sertifikat vaksin Covid-19 (minimal dosis lengkap/dosis 1 & 2) yang tersinkronisasi pada platform SatuSehat.
- Buku/kartu kuning vaksin Meningitis Meningokokus dari instansi kesehatan resmi.
Ketentuan Pembayaran dan Garansi Keberangkatan
Kepastian jadwal keberangkatan (*slot airline* dan *room hotel*) sangat bergantung pada tertib administrasi pembayaran. Sistem perhotelan di Madinah dan Makkah bekerja berdasarkan *blocking system* yang ketat, terutama pada periode *peak season* (awal musim, bulan Rajab, Ramadhan, dan akhir tahun).
Tahapan Finansial:
- 1.Uang Muka (Down Payment / DP): Sebesar Rp10.000.000,- per jamaah saat penyerahan berkas awal untuk mengamankan PNR (*Passenger Name Record*) tiket pesawat.
- 2.Pelunasan Biaya Paket: Dilakukan paling lambat 1,5 bulan (45 hari) sebelum tanggal keberangkatan.
- 3.Penyerahan Dokumen Fisik Terakhir: Wajib diserahkan bersamaan dengan pelunasan biaya untuk keperluan proses *entry manifest* visa umroh ke *Muassasah* di Arab Saudi.
Alur Administrasi: Dari Pendaftaran hingga Bandara
Untuk menghindari keterlambatan penerbitan visa atau risiko gagal terbang, jamaah perlu memahami linimasa proses kerja PPIU:
Setor DP Rp10 Juta + Salinan KTP/Paspor -> Pemesanan Kursi Pesawat (PNR)
│ ▼ [Tahap 2: Verifikasi Data (H-60)] Pemeriksaan Fisik Paspor & Data Medis -> Penerbitan Surat Rekomendasi Kemenag (jika paspor baru)
│ ▼ [Tahap 3: Pelunasan & Cetak Visa (H-45)] Pelunasan Biaya Paket + Penyerahan Pasfoto -> Pengajuan Visa Umroh Sistem Nusuk & Booking Hotel
│ ▼ [Tahap 4: Pembekalan (H-14 s.d H-7)] Pelaksanaan Manasik Umroh Terpadu + Pembagian Koper & Perlengkapan │ ▼ [Tahap 5: Keberangkatan (H-Hari)] Kumpul di Terminal Bandara Keberangkatan (Holding Room) -> Handover Tiket & Paspor Asli -> Boarding
Ketepatan menyerahkan berkas pada rentang waktu di atas memastikan visa keluar tepat waktu. Keterlambatan pengumpulan dokumen akibat kelalaian pribadi berisiko memundurkan jadwal keberangkatan ke tanggal berikutnya.
Layanan Konsultasi dan Pendaftaran Resmi
Bagi Anda yang merencanakan perjalanan ibadah ke Tanah Suci bersama keluarga atau rombongan, konsultasikan kebutuhan paket, jadwal musim keberangkatan, dan validitas berkas melalui pusat layanan resmi:
- Email Pelayanan: samiratravelsurabayaterpercaya@gmail.com
- Alamat Layanan: Kantor Perwakilan Samira Travel Surabaya
Pertanyaan Seputar Syarat Umroh (FAQ)
1. Jika nama di paspor saya hanya satu kata (misal: "Suhardi"), apakah harus membuat paspor baru?
Tidak perlu mencetak buku paspor baru dari awal. Pihak imigrasi dapat menerbitkan *endorsement* (penambahan nama resmi di halaman empat/catatan pengesahan). Petugas akan menambahkan nama ayah kandung (contoh: "Suhardi Ahmad") sehingga memenuhi syarat dua kata yang diwajibkan oleh otoritas Arab Saudi.
2. Apakah anak usia di bawah 12 tahun dan lansia di atas 70 tahun sudah boleh berangkat umroh?
Ya, saat ini tidak ada batasan usia maksimal maupun minimal untuk menunaikan ibadah umroh. Lansia di atas 70 tahun diperbolehkan berangkat selama dinyatakan *fit to travel* (sehat secara medis) oleh dokter. Anak-anak juga dapat berangkat dengan didampingi orang tua serta menyertakan Akta Kelahiran asli dan fotokopi KK.
3. Mengapa pelunasan dan berkas wajib diserahkan 1,5 bulan sebelum keberangkatan?
Sistem visa Arab Saudi saat ini terintegrasi langsung dengan ketersediaan hotel (*tasrih*) dan tiket pesawat pergi-pulang berstatus *confirmed*. Rentang waktu 45 hari merupakan batas aman kerja operasional untuk mencegah pembatalan sepihak sistem reservasi hotel di Makkah-Madinah serta proses sinkronisasi manifes maskapai penerbangan internasional.
Dewan Asatidz & Bimbingan Ibadah Samira Travel
Akreditasi ADisusun dan ditinjau secara berkala oleh Muthawwif tersertifikasi BNSP alumni universitas terkemuka Timur Tengah. Materi diselaraskan dengan tuntunan sunnah Rasulullah SAW serta regulasi visa Kementerian Haji Kerajaan Arab Saudi.
Ingin Jadwal & Informasi Paket Terkait Topik Ini?
Dapatkan konsultasi gratis mengenai jadwal penerbangan langsung 11 kota, fasilitas hotel bintang 5 pelataran masjid, dan bimbingan manasik intensif bersama Samira Travel.



