Artikel1 December 20221 Menit Baca

Samira Travel Berangkatkan 375 Jamaah Umroh dari Bandara Kertajati

Disusun oleh: Dewan Asatidz Samira TravelIzin PPIU No. 137/2020
Samira Travel Berangkatkan 375 Jamaah Umroh dari Bandara Kertajati - Panduan Ibadah Samira Travel
Bagikan Artikel Ini:

Samira Travel secara resmi memberangkatkan 375 jamaah umroh langsung dari Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka, menuju Madinah, Arab Saudi. Penerbangan carter penuh (*full charter*) ini menjadi tonggak penting...

Samira Travel secara resmi memberangkatkan 375 jamaah umroh langsung dari Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka, menuju Madinah, Arab Saudi. Penerbangan carter penuh (*full charter*) ini menjadi tonggak penting integrasi konektivitas logistik penerbangan umroh untuk masyarakat Jawa Barat dan Jawa Tengah bagian barat tanpa harus melintasi jalur darat menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten.

Poin Penting

1. Sebanyak 375 jamaah diberangkatkan langsung dari BIJB Kertajati menuju Madinah menggunakan armada Airbus A330-300 Lion Air (JT 068).

2. Memangkas rute perjalanan darat 4–6 jam bagi jamaah asal wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan), Priangan Timur, dan Subang–Purwakarta.

3. Samira Travel mengonfirmasi komitmen jadwal rutin penerbangan dari Kertajati minimal dua kali setiap bulan guna menjaga stabilitas layanan ibadah kawasan Jawa Barat.

Logistik dan Rincian Penerbangan JT 068 Kertajati – Madinah

Keberangkatan 375 jamaah umroh ini menggunakan pesawat berbadan lebar (*wide-body aircraft*) tipe Airbus A330-300 milik Lion Air Group dengan nomor registrasi penerbangan JT 068. Pesawat lepas landas langsung menuju Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz, Madinah, pada pukul 13.15 WIB.

CEO dan Founder Samira Travel, Fauzi Wahyu Muntoro, menjelaskan bahwa seluruh manifest jamaah pada penerbangan ini berasal dari sejumlah kota dan kabupaten strategis di Jawa Barat, seperti Karawang, Purwakarta, Subang, Bandung Raya, hingga area perbatasan Jawa Tengah bagian barat seperti Brebes dan Tegal.

Pemberangkatan skala besar ini dihadiri langsung oleh sejumlah pemangku kepentingan industri transportasi nasional, antara lain Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi, President Director PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin, serta President Director Lion Air Group Capt. Daniel Putut Kuncoro Adi. Kehadiran regulator dan pimpinan operator aviasi menegaskan kesiapan infrastruktur Kertajati melayani penerbangan internasional jarak jauh secara berkesinambungan.

Efisiensi Operasional Jamaah Asal Jawa Barat

Selama bertahun-tahun, jamaah umroh asal Jawa Barat bagian timur dan utara terbebani oleh durasi perjalanan darat sebelum terbang. Jalur transit darat menuju Bandara Soekarno-Hatta (CGK) sering kali memakan waktu antara 4 hingga 7 jam akibat kepadatan lalu lintas di ruas Tol Jakarta-Cikampek.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menegaskan bahwa optimalisasi BIJB Kertajati memberikan dampak langsung pada kebugaran fisik jamaah:

Catatan Penting

*"Dengan adanya penerbangan umroh yang langsung dari Bandara Kertajati, masyarakat Jawa Barat khususnya sekitar Ciayumajakuning tidak perlu jauh-jauh lagi ke Soetta. Ini memangkas waktu tempuh, menekan kelelahan jamaah lanjut usia sebelum terbang, dan membuat alur perjalanan ibadah jauh lebih efektif."*

Kawasan tangkapan (*catchment area*) jamaah yang diuntungkan dari skema ini meliputi:

  • Wilayah CIAYUMAJAKUNING: Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan.
  • Wilayah Priangan Barat & Tengah: Bandung, Sumedang, Garut, Purwakarta, Subang, Karawang.
  • Wilayah Perbatasan: Tegal, Brebes, Banjar, dan Ciamis.

Tabel Perbandingan Jalur Keberangkatan Jamaah

  • Parameter Teknis: Waktu Tempuh Darat (Rata-rata); Rute Via Soekarno-Hatta (CGK): 4 - 7 Jam (Tergantung titik kumpul); Rute Langsung Via Kertajati (KJT): 1 - 2,5 Jam (Akses Tol Cisumdawu & Cipali)
  • Parameter Teknis: Tingkat Kelelahan Pra-Terbang; Rute Via Soekarno-Hatta (CGK): Tinggi (Potensi stres akibat macet); Rute Langsung Via Kertajati (KJT): Minimal (Proses kedatangan lebih santai)
  • Parameter Teknis: Titik Transit Pesawat; Rute Via Soekarno-Hatta (CGK): Langsung / Transit; Rute Langsung Via Kertajati (KJT): Langsung (*Direct Flight*) ke Madinah
  • Parameter Teknis: Proses Penanganan Bagasi; Rute Via Soekarno-Hatta (CGK): Area penanganan padat reguler; Rute Langsung Via Kertajati (KJT): Area khusus jamaah umroh, lebih leluasa

SOP Pendampingan dan Skema Jadwal Rutin

Menanggapi tingginya permintaan pendaftaran paket umroh di kawasan Jawa Barat, Samira Travel menetapkan jadwal penerbangan reguler melalui Kertajati sebanyak dua kali per bulan. Skema ini dirancang untuk menjaga ketersediaan tiket pesawat secara terukur dan memberikan kepastian tanggal keberangkatan bagi jamaah.

Tahapan penanganan teknis yang diterapkan Samira Travel di Bandara Kertajati meliputi:

  1. 1.Drop Zone & Pengumpulan Koper H-4 Jam: Koper bagasi jamaah langsung ditangani tim porter khusus di terminal keberangkatan internasional guna verifikasi berat dan label identitas (barcode rombongan).
  2. 2.Ruang Tunggu dan Fasilitas Khusus Jamaah: Pengkondisian jamaah di ruang tunggu terminal lantai 3 dengan pembagian kartu identitas dada, buku panduan doa, dan pembagian paspor yang dikoordinasikan oleh tour leader bersertifikasi BNSP.
  3. 3.Pemberangkatan Berkelompok (*Bus Grouping*): Jamaah dibagi per kelompok bus (40–45 orang) yang dikawal oleh seorang *muthawwif* (pembimbing ibadah) sejak dari bandara hingga hotel di Madinah.

Layanan Konsultasi dan Informasi Pendaftaran

Bagi masyarakat di area Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan, Subang, Bandung, dan sekitarnya yang ingin mendapatkan informasi jadwal, kepastian tiket pesawat, serta paket keberangkatan melalui Bandara Kertajati maupun bandara keberangkatan lain seperti Surabaya dan Jakarta:

  • WhatsApp / Telepon: 0856-0717-9735
  • Email Resmi: samiratravelsurabayaterpercaya@gmail.com

Tanya Jawab (FAQ) Jamaah

Apakah penerbangan dari Bandara Kertajati ke Madinah transit terlebih dahulu? Tidak. Penerbangan carter Samira Travel menggunakan armada Airbus A330-300 Lion Air (JT 068) terbang langsung (*direct flight*) dari Bandara Internasional Kertajati (KJT) menuju Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz Madinah (MED) dengan estimasi waktu tempuh sekitar 9,5 hingga 10 jam. Bagaimana akses transportasi menuju Bandara Kertajati bagi jamaah dari luar Majalengka? Akses menuju Bandara Kertajati sangat efisien melalui Tol Cipali (Cikopo-Palimanan) dan Tol Cisumdawu (Cileunyi-Sumedang-Dawuan). Jamaah dari arah Bandung dapat menempuh perjalanan sekitar 1 jam, sedangkan jamaah dari arah Cirebon hanya membutuhkan waktu sekitar 40–50 menit untuk tiba di terminal keberangkatan. Tersedia pula layanan bus penjemputan rombongan dari kantor cabang atau koordinator perwakilan Samira Travel setempat.

Bagikan Artikel Ini:

Dewan Asatidz & Bimbingan Ibadah Samira Travel

Akreditasi A

Disusun dan ditinjau secara berkala oleh Muthawwif tersertifikasi BNSP alumni universitas terkemuka Timur Tengah. Materi diselaraskan dengan tuntunan sunnah Rasulullah SAW serta regulasi visa Kementerian Haji Kerajaan Arab Saudi.

Wujudkan Niat Menuju Baitullah

Ingin Jadwal & Informasi Paket Terkait Topik Ini?

Dapatkan konsultasi gratis mengenai jadwal penerbangan langsung 11 kota, fasilitas hotel bintang 5 pelataran masjid, dan bimbingan manasik intensif bersama Samira Travel.

Literasi Terkait

Artikel Edukasi Terkait Lainnya

Lihat 400 Panduan
Syarat Visa Umroh Terbaru 2026: Dokumen dan Ketentuannya - Samira Travel
Artikel
29 August 20261 mnt baca

Syarat Visa Umroh Terbaru 2026: Dokumen dan Ketentuannya

Syarat visa Umroh terbaru 2026 mewajibkan setiap calon jamaah untuk memiliki paspor dengan masa berlaku minimal 6 bulan, bukti reservasi akomodasi serta tiket penerbangan pulang-pergi yang valid, sertifikat vaksinasi meningitis...

Samira TravelBaca