
Prosesi penggantian Kiswah Ka’bah kini resmi dipindahkan ke malam 1 Muharram atau bertepatan dengan Tahun Baru Hijriah, tepat setelah salat Isya berjamaah di Masjidil Haram, Makkah. Kebijakan ini diberlakukan langsung...
Prosesi penggantian Kiswah Ka’bah kini resmi dipindahkan ke malam 1 Muharram atau bertepatan dengan Tahun Baru Hijriah, tepat setelah salat Isya berjamaah di Masjidil Haram, Makkah. Kebijakan ini diberlakukan langsung atas instruksi Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud sejak 1 Muharram 1444 H (Juli 2022) dan menggantikan tradisi puluhan tahun sebelumnya yang rutin dilaksanakan setiap tanggal 9 Dzulhijjah saat jamaah haji wukuf di Arafah.
1. Perubahan Jadwal Resmi: Sejak tahun 1444 H/2022 M, penggantian Kiswah tidak lagi digelar pada 9 Dzulhijjah, melainkan berganti permanen setiap malam 1 Muharram demi alasan manajemen massa dan keamanan operasional.
2. Nilai Bahan Baku: Kiswah menghabiskan anggaran berkisar 25 juta Riyal Arab Saudi (sekitar Rp100 miliar), memadukan ratusan kilogram sutra alam Italia murni serta kawat benang emas dan perak murni dari Jerman.
3. Pusat Produksi Mandiri: Seluruh tahapan tenun manual, bordir relief kaligrafi, dan perakitan dikerjakan di Kompleks Raja Abdulaziz untuk Kiswah Ka’bah di Umm Al-Joud, Makkah, oleh para pengrajin lokal berkeahlian tinggi.
Alasan Pergeseran Jadwal: Dari 9 Dzulhijjah ke 1 Muharram
Selama beberapa dekade, Kiswah lama selalu dicopot dan diganti dengan yang baru saat Ka’bah dalam kondisi lengang, yaitu pada pagi hari tanggal 9 Dzulhijjah ketika jutaan jamaah haji bergerak ke Padang Arafah.
Namun, seiring bertambahnya populasi jamaah non-kuota atau jamaah lokal yang tetap berada di Masjidil Haram saat puncak haji, proses bongkar pasang kain di lantai mataf dinilai memiliki risiko kerumunan yang tinggi. Pihak Kepresidenan Umum Urusan Dua Masjid Suci (*General Authority for the Care of the Two Holy Mosques*) mengubah agenda ini ke malam 1 Muharram.
Pemilihan tanggal 1 Muharram didasari pada:
- Pelaksanaan ibadah haji fase puncak (Mina, Muzdalifah, Arafah) telah tuntas. Sebagian besar jamaah gelombang awal bersiap kembali ke tanah air atau berpindah ke Madinah.
- Lantai tawaf (mataf) relatif lebih terkendali, sehingga manuver armada tangga hidrolik dan tim teknisi tidak mengganggu arus ibadah jamaah secara berlebihan.
- Menandai lembaran baru tahun kalender Islam secara seremonial dan khidmat.
Spesifikasi Teknis dan Bahan Baku Kiswah
Kain penutup Ka'bah bukan sekadar kain hiasan biasa, melainkan produk tekstil berstandar tinggi yang dirancang khusus tahan terhadap paparan cuaca panas gurun yang ekstrem.
Biaya produksi per lembar Kiswah Ka'bah diperkirakan mencapai 25 juta Riyal Arab Saudi (sekitar Rp100 miliar), menjadikannya salah satu tekstil termahal di dunia.
- Komponen / Fitur: Bahan Kain Utama; Rincian Spesifikasi: 760 kg sutra alami murni yang diimpor langsung dari Italia
- Komponen / Fitur: Material Kaligrafi; Rincian Spesifikasi: 120 kg kawat berlapis emas murni & 100 kg kawat perak murni dari Jerman
- Komponen / Fitur: Dimensi Fisik; Rincian Spesifikasi: Terdiri dari 4 panel utama penutup dinding Ka'bah setinggi 14 meter
- Komponen / Fitur: Sabuk (Hizam); Rincian Spesifikasi: Panjang total 47 meter melingkari Ka'bah, terbagi menjadi 16 potongan kaligrafi
- Komponen / Fitur: Tirai Pintu (Burqu’); Rincian Spesifikasi: Berukuran 6,3 x 3,3 meter, disulam penuh benang emas dengan teknik sulam relief tebal
- Komponen / Fitur: Pewarnaan; Rincian Spesifikasi: Dicelup warna hitam legam anti-luntur untuk sisi luar, serta lapisan kain katun tebal di sisi dalam
Tahapan Teknis Pencopotan dan Pemasangan
Proses penggantian Kiswah memakan waktu antara 3 hingga 5 jam dan melibatkan tim ahli terlatih berjumlah lebih dari 150 teknisi dan pengrajin dari Kompleks Raja Abdulaziz. Berikut adalah alur teknis yang dilakukan di lapangan:
1. Pemasangan Tangga Hidrolik dan Pembebasan Sudut
Armada truk hidrolik dimasukkan ke pelataran mataf secara terukur usai pengosongan area lingkaran terdekat Ka'bah. Tim pertama naik ke atap Ka'bah menggunakan tali pengaman dan tangga khusus, lalu membuka ikatan tembaga pengunci tepi kain di bagian cincin bawah (*syadzirwan*).
2. Pengangkatan Panel Baru
Empat lembar kain baru dinaikkan satu per satu ke bagian atas Ka’bah menggunakan derek mekanis. Panel kain baru diikat dan dibentangkan di atas kain lama untuk menjaga aurat fisik dinding Ka’bah agar tidak tampak terbuka ke publik selama masa pengerjaan.
3. Penurunan Kiswah Lama
Setelah kain baru terpasang kokoh di struktur atap, pengait panel kain lama dilepas perlahan dari dalam dan diturunkan ke lantai mataf secara serempak. Proses ini dilanjutkan dengan penjahitan serta penyambungan antar-sudut kain baru agar membentuk satu kesatuan yang presisi.
4. Pemasangan Sabuk (*Hizam*) dan Tirai Pintu (*Burqu'*)
Tahap akhir adalah mengencangkan sabuk melingkar bertuliskan ayat-ayat Al-Quran dan kaligrafi Asmaul Husna gaya Tsuluts, lalu memasang tirai pintu Ka’bah yang memiliki bobot terberat karena padatnya sulaman kawat emas murni.
Ke Mana Kiswah Lama Disimpan Setelah Diganti?
Banyak jamaah menanyakan status fisik kain lama setelah dilepas. Kiswah yang sudah diturunkan tidak dibuang. Kain tersebut langsung dibawa ke Kompleks Raja Abdulaziz untuk dibersihkan, didata, dan diawetkan.
Sebagian potongan kain (terutama bagian sabuk kaligrafi) dialokasikan Pemerintah Arab Saudi sebagai cinderamata kenegaraan resmi bagi kepala negara sahabat, tokoh Islam dunia, atau disimpan di museum sejarah Islam seperti Museum Dua Masjid Suci di Makkah.
Pertanyaan Sering Diajukan Jamaah (FAQ)
1. Apakah jamaah umroh reguler bisa menyaksikan langsung penggantian Kiswah pada 1 Muharram?
Bisa. Jika Anda mengambil paket umroh awal tahun Hijriah (akhir Dzulhijjah hingga awal Muharram), Anda memiliki kesempatan berada di Masjidil Haram saat prosesi berlangsung. Namun, perlu dicatat bahwa area tawaf lantai dasar (*mataf*) biasanya disterilkan secara terbatas oleh otoritas keamanan Makkah demi kelancaran operasional derek dan tangga hidrolik. Jamaah umumnya menyaksikan prosesi dari lantai satu, dua, atau atap (*rooftop*).
2. Mengapa kain Ka'bah bagian bawah sempat dinaikkan beberapa meter sebelum musim haji?
Sekitar pertengahan bulan Dzulqa'dah, bagian bawah Kiswah selalu dinaikkan setinggi 3 meter dan dilapisi kain putih (*ihram Ka’bah*). Langkah preventif ini dilakukan untuk melindungi kain Kiswah dari kerusakan, guntingan oknum jamaah yang berniat mengambil potongan kain, serta noda cairan atau wewangian yang dibawa jamaah selama musim haji padat.
3. Bagaimana cara mendaftar jadwal umroh yang bertepatan dengan momen pergantian Kiswah ini?
Pusat Layanan Konsultasi & Pendaftaran Resmi
Samira Travel – Sahabat Umrah & Haji Keluarga Anda
Dewan Asatidz & Bimbingan Ibadah Samira Travel
Akreditasi ADisusun dan ditinjau secara berkala oleh Muthawwif tersertifikasi BNSP alumni universitas terkemuka Timur Tengah. Materi diselaraskan dengan tuntunan sunnah Rasulullah SAW serta regulasi visa Kementerian Haji Kerajaan Arab Saudi.
Ingin Jadwal & Informasi Paket Terkait Topik Ini?
Dapatkan konsultasi gratis mengenai jadwal penerbangan langsung 11 kota, fasilitas hotel bintang 5 pelataran masjid, dan bimbingan manasik intensif bersama Samira Travel.



