Artikel1 December 20232 Menit Baca

Pendaftaran Kuliah Masjid Nabawi Dibuka, Begini Syarat dan Cara Daftarnya!

Disusun oleh: Dewan Asatidz Samira TravelIzin PPIU No. 137/2020
Pendaftaran Kuliah Masjid Nabawi Dibuka, Begini Syarat dan Cara Daftarnya! - Panduan Ibadah Samira Travel
Bagikan Artikel Ini:

Pemerintah Kerajaan Arab Saudi melalui Presidensi Umum Urusan Dua Masjid Suci (*General Presidency for the Affairs of the Two Holy Mosques*) secara berkala membuka penerimaan mahasiswa baru di Ma’had Al-Haram...

Pemerintah Kerajaan Arab Saudi melalui Presidensi Umum Urusan Dua Masjid Suci (*General Presidency for the Affairs of the Two Holy Mosques*) secara berkala membuka penerimaan mahasiswa baru di Ma’had Al-Haram dan Kuliah Masjid Nabawi (*Kulliyatul Haram An-Nabawi*). Lembaga pendidikan tinggi formal ini memberi kesempatan bagi penuntut ilmu dari berbagai belahan dunia untuk mendalami syariat Islam langsung di pelataran Masjid Nabawi, Madinah Al-Munawwarah.

Poin Penting

1. Fasilitas Pendidikan Resmi: Kuliah Masjid Nabawi adalah jenjang perguruan tinggi formal setara S1 (Strata-1) resmi di bawah naungan pemerintah Arab Saudi dengan lokasi belajar mengajar langsung di dalam area Masjid Nabawi.

2. Syarat Pokok Penduduk Asing: Pelamar internasional yang mendaftar melalui jalur reguler lokal wajib memiliki izin tinggal resmi (*Iqamah*) yang sah dan aktif di Arab Saudi, serta memenuhi batas hafalan Al-Qur'an sesuai program studi pilihan.

3. Proses Seleksi Berjenjang: Penerimaan tidak hanya mengandalkan berkas administratif, melainkan mewajibkan calon mahasiswa lulus ujian tulis (*tahriri*) dan wawancara (*syafawi*) dalam bahasa Arab fusha.

Mengenal Kuliah Masjid Nabawi (Kulliyatul Haram An-Nabawi)

Bagi banyak jamaah umroh dan haji asal Indonesia, pemandangan halaqah ilmu di pelataran karpet merah Masjid Nabawi sudah tidak asing lagi. Namun, belum banyak yang mengetahui bahwa majelis-majelis ilmu tersebut sebagian besar terintegrasi dalam sistem pendidikan formal berjenjang:

  • Jenjang Mutawasithah: Setara Sekolah Menengah Pertama (SMP).
  • Jenjang Thanawiyah: Setara Sekolah Menengah Atas (SMA).
  • Jenjang Jaamiah (Kulliyah): Perguruan tinggi formal strata satu (S1).

Program kuliah ini bertujuan menghidupkan fungsi edukatif Masjid Nabawi sebagaimana warisan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, yang menegaskan kemuliaan menuntut ilmu di masjid beliau:

Catatan Penting

*"Siapa yang mendatangi masjidku ini (Masjid Nabawi), lantas ia mendatanginya hanya untuk niatan baik yaitu untuk belajar atau mengajarkan kebaikan di sana, maka kedudukannya seperti mujahid di jalan Allah."* (HR. Ibnu Majah no. 227 dan Ahmad).

Mahasiswa yang menempuh studi di sini berasal dari beragam latar belakang negara. Ijazah kelulusan Kulliyatul Haram diakui oleh Kementerian Pendidikan Arab Saudi serta memiliki muadalah (penyetaraan) dengan berbagai institusi keagamaan internasional.

Fakultas dan Program Studi yang Tersedia

Kulliyatul Haram An-Nabawi menyelenggarakan lima program studi utama pada jenjang S1:

  1. 1.Fakultas Syariah (Kulliyatus Syari'ah): Fokus pada fikih, ushul fikih, qawaid fiqhiyyah, dan perbandingan mazhab.
  2. 2.Fakultas Al-Qur’an dan Ilmu Al-Qur’an (Kulliyatul Qur'an wa Ulumuh): Fokus pada tahfidz, ilmu qira'at, tajwid mendalam, dan tafsir.
  3. 3.Fakultas As-Sunnah dan Ilmu Hadis (Kulliyatus Sunnah wa Ulumaha): Fokus pada sanad hadis, takhrij, mushthalahul hadis, dan syarah kitab-kitab induk hadis (*Kutubus Sittah*).
  4. 4.Fakultas Aqidah (Kulliyatul Aqidah): Pendalaman teologi Islam ahlussunnah wal jama'ah, sejarah pemikiran aliran-aliran kalam, dan pembantahan syubhat.
  5. 5.Fakultas Bahasa Arab (Kulliyatu Al-Lughah Al-Arabiyah): Pendalaman gramatika nahwu, sharaf, balaghah, sastra Arab, dan filologi.

Syarat Pendaftaran Mahasiswa Baru

Pendaftaran terbuka bagi warga negara Arab Saudi maupun warga asing (*Muqim*). Seluruh proses pendaftaran tidak dipungut biaya operasional perkuliahan (gratis).

Syarat Umum Administrasi

  • Memiliki KTP Arab Saudi (*Hawiyyah*) bagi warga lokal, atau kartu izin tinggal resmi (*Iqamah*) yang masih berlaku bagi warga negara asing.
  • Memiliki ijazah SMA, Madrasah Aliyah, atau setara dengan nilai kelulusan yang baik.
  • Melampirkan Surat Keterangan Berkelakuan Baik (SKKB) resmi.
  • Memiliki izin resmi bertuliskan persetujuan belajar dari kafil/sponsor bagi pemegang Iqamah.
  • Tidak memiliki riwayat dikeluarkan (*drop out*) dari universitas atau ma'had lain di Arab Saudi karena kasus disipliner atau moral.
  • Menguasai kemampuan bahasa Arab aktif, baik lisan maupun tulisan.
  • Sehat jasmani dan rohani serta siap mematuhi tata tertib di lingkungan Masjid Nabawi.

Syarat Khusus Hafalan Al-Qur'an (Tahfidz)

Program StudiBatas Minimal Hafalan Al-Qur'anKeterangan Tambahan
Ilmu Al-Qur'an15 JuzWajib berurutan dan memiliki bacaan tajwid mutqin
Syariah15 JuzDiutamakan dari Surat Al-Kahfi sampai An-Nas
Aqidah5 JuzBebas atau ditentukan oleh panitia saat seleksi
Sunnah / Hadis5 JuzMenguasai kaidah dasar tajwid
Bahasa Arab5 JuzMenguasai kaidah dasar tajwid

Tahapan dan Mekanisme Pendaftaran

Bagi calon pelamar yang memenuhi kualifikasi dasar, berikut langkah resmi alur pendaftaran:

  • Pendaftaran Akun di Portal Resmi
  • Unggah Berkas (Iqamah, Ijazah, Surat Kafil)
  • Verifikasi Data oleh Presidensi Haramain
  • Ujian Tulis (Ikhtibar Tahriri)
  • Ujian Wawancara (Muqabalah Syafawiyyah)
  • Pengumuman Kelulusan Akhir & Mulai Studi
  1. 1.Akses Portal Resmi: Calon pendaftar masuk ke laman portal pendaftaran terpadu Presidensi Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi di tautan: `https://gph.edu.sa/`.
  2. 2.Pengisian Data: Lengkapi formulir pendaftaran, nomor Iqamah, data sekolah asal, serta pilih fakultas yang dituju.
  3. 3.Ujian Tertulis (*Tahriri*): Peserta yang lolos seleksi berkas wajib hadir mengikuti ujian tulis di Madinah sesuai jadwal yang ditentukan. Materi mencakup pemahaman teks Arab, wawasan syariat dasar, dan imla/insya.
  4. 4.Wawancara (*Muqabalah*): Calon mahasiswa yang lulus tes tulis masuk ke sesi pengujian hafalan Al-Qur'an langsung di hadapan para masyayikh serta wawancara komitmen belajar.

Sumber Informasi dan Komunitas Pelajar Indonesia

Bagi Anda yang membutuhkan panduan teknis langsung dari mahasiswa yang sedang menempuh studi di sana, Persatuan Pelajar Ma’had Haram Indonesia (PPMHI) Madinah aktif membantu memberikan arahan melalui kanal resmi mereka:

  • Grup Telegram Resmi: t.me/PPMHI_Madinah
  • Akun Instagram Informasi: @ppmhimadinah

Pusat Layanan Konsultasi & Pendaftaran Resmi

Samira Travel – Sahabat Umrah & Haji Keluarga Anda

Perlu digarisbawahi, bagi Anda atau putra-putri Anda yang saat ini berada di Indonesia dan berencana menjajaki studi di Timur Tengah, persiapan bahasa Arab dan penguatan hafalan Al-Qur'an merupakan fondasi paling krusial. Jamaah umroh yang sedang berada di Madinah pun dapat memanfaatkan waktu ziarah untuk berkonsultasi langsung dengan para mahasiswa Indonesia yang bertugas di area Ma’had Haramain.

Pusat Layanan Konsultasi & Pendaftaran Resmi

Samira Travel – Sahabat Umrah & Haji Keluarga Anda

Tanya Jawab Seputar Kuliah Masjid Nabawi (FAQ)

1. Apakah pendaftar dari Indonesia bisa langsung mendaftar menggunakan visa umroh atau visa turis?

Tidak bisa. Sistem penerimaan resmi untuk jenjang reguler Ma’had Al-Haram mengharuskan pendaftar memiliki nomor identitas kependudukan resmi Arab Saudi (*Iqamah*). Jamaah dengan visa ziarah, turis, atau umroh tidak dapat memproses izin belajar formal ini kecuali pihak kampus membuka program beasiswa visa pelajar (*Irsal/Visa Khariji*) antar-negara secara spesifik.

2. Apakah kuliah di Masjid Nabawi berbayar dan bagaimana jam belajarnya?

Seluruh biaya perkuliahan gratis tanpa pungutan SPP. Sistem belajar menggunakan kurikulum semester modern, namun tempat belajarnya berlokasi di dalam Masjid Nabawi (sering kali di bagian perluasan lantai dasar atau lantai dua) pada waktu tertentu, umumnya dilaksanakan pada sore hari (*ba'da Ashar*) hingga malam hari (*ba'da Isya*).

3. Apakah ada batas usia untuk mendaftar Kuliah Masjid Nabawi?

Berbeda dengan Universitas Islam Madinah (UIM) yang menerapkan batas usia maksimal ketat sekitar 25 tahun untuk pendaftar S1, Kulliyatul Haram An-Nabawi jauh lebih fleksibel. Program ini menerima penuntut ilmu dari usia muda hingga usia lanjut, asalkan lolos tes kemampuan hafalan, lulus tes wawancara bahasa Arab, dan memenuhi legalitas izin tinggal.

Bagikan Artikel Ini:

Dewan Asatidz & Bimbingan Ibadah Samira Travel

Akreditasi A

Disusun dan ditinjau secara berkala oleh Muthawwif tersertifikasi BNSP alumni universitas terkemuka Timur Tengah. Materi diselaraskan dengan tuntunan sunnah Rasulullah SAW serta regulasi visa Kementerian Haji Kerajaan Arab Saudi.

Wujudkan Niat Menuju Baitullah

Ingin Jadwal & Informasi Paket Terkait Topik Ini?

Dapatkan konsultasi gratis mengenai jadwal penerbangan langsung 11 kota, fasilitas hotel bintang 5 pelataran masjid, dan bimbingan manasik intensif bersama Samira Travel.

Literasi Terkait

Artikel Edukasi Terkait Lainnya

Lihat 400 Panduan
Syarat Visa Umroh Terbaru 2026: Dokumen dan Ketentuannya - Samira Travel
Artikel
29 August 20261 mnt baca

Syarat Visa Umroh Terbaru 2026: Dokumen dan Ketentuannya

Syarat visa Umroh terbaru 2026 mewajibkan setiap calon jamaah untuk memiliki paspor dengan masa berlaku minimal 6 bulan, bukti reservasi akomodasi serta tiket penerbangan pulang-pergi yang valid, sertifikat vaksinasi meningitis...

Samira TravelBaca