
Otoritas Umum Urusan Pemeliharaan Masjid Nabawi mencatat lebih dari 10 juta jamaah telah beribadah di Raudhah (Raudhatul Jannah) sepanjang tahun berjalan. Lonjakan ini didukung oleh penerapan sistem antrean terintegrasi lewat...
Otoritas Umum Urusan Pemeliharaan Masjid Nabawi mencatat lebih dari 10 juta jamaah telah beribadah di Raudhah (Raudhatul Jannah) sepanjang tahun berjalan. Lonjakan ini didukung oleh penerapan sistem antrean terintegrasi lewat aplikasi Nusuk dan tasreh rombongan resmi, yang sukses menekan kepadatan fisik serta memangkas waktu tunggu jamaah menjadi rata-rata hanya 20 menit sebelum memasuki batas karpet hijau.
Poin Penting
- 1.Statistik Riil: Sebanyak 10.310.132 jamaah (5.583.885 pria dan 4.726.247 wanita) berhasil berziarah ke Raudhah, dengan kapasitas rata-rata mencapai 48.000 orang per hari.
- 2.Sistem Wajib Nusuk: Setiap jamaah hanya memiliki kuota reservasi resmi mandiri sekali dalam rentang 365 hari kalender melalui sistem platform digital Kementerian Haji dan Umroh Arab Saudi.
- 3.Disiplin Pintu Masuk: Pemeriksaan barcode izin (*tasreh*) dilakukan ketat oleh askar di gerbang khusus luar Masjid Nabawi sebelum diarahkan menuju jalur antrean teratur.
Fakta Statistik Kunjungan Raudhah Terkini
Raudhah merupakan area seluas kurang lebih 330 meter persegi yang membentang di antara mimbar Masjid Nabawi dan rumah (kamar) Aisyah radhiyallahu 'anha yang kini menjadi makam Rasulullah SAW beserta dua sahabat mulia, Abu Bakar Ash-Shiddiq dan Umar bin Khattab. Rasulullah SAW menyebut area ini sebagai taman dari taman-taman surga (*raudhah min riyadhil jannah*).
Kementerian Haji dan Umroh Arab Saudi bersama Otoritas Penjaga Dua Masjid Suci membagi arus kunjungan harian menjadi dua sektor utama demi menjaga ketertiban serta keselamatan fisik jamaah:
| Kategori Data | Jamaah Laki-laki | Jamaah Perempuan | Total Akumulasi |
|---|---|---|---|
| Realisasi Kunjungan | 5.583.885 orang | 4.726.247 orang | 10.310.132 orang |
| Kapasitas Harian Maksimal | ~26.000 orang/hari | ~22.000 orang/hari | 48.000 orang/hari |
| Rata-rata Waktu Tunggu Jalur | 15–20 Menit | 20–25 Menit | 20 Menit |
| Akses Gerbang Utama | Babussalam / Pintu 1 & Sekitarnya | Pintu 37 & Jalur Pagar Khusus | Jalur Steril Pengawasan |
Seluruh panduan visual, papan petunjuk, dan sosialisasi lisan oleh petugas keamanan di lapangan disiapkan ke dalam 11 bahasa internasional, termasuk Bahasa Indonesia, demi meminimalisasi potensi penumpukan massa di pelataran.
Prosedur Booking Izin Masuk Raudhah via Aplikasi Nusuk
Saat ini, Pemerintah Arab Saudi memberlakukan aturan ketat: tidak ada izin masuk tanpa barcode aktif dari aplikasi Nusuk atau surat izin kolektif (*tasreh muassasah*). Bagi jamaah mandiri maupun yang ingin memastikan jadwal pribadinya, berikut alur pendaftaran teknis yang harus dipatuhi:
1. Unduh dan Instalasi Aplikasi
Unduh aplikasi resmi Nusuk (tersedia di Google Play Store untuk Android dan App Store untuk iPhone). Pastikan aplikasi berada pada versi paling mutakhir agar fitur kalender pembukaan slot tidak mengalami eror.
2. Pembuatan Akun Baru (Visitor)
- Buka aplikasi, pilih bahasa pengantar (Bahasa Inggris atau Arab).
- Klik menu New User, lalu pilih tab Visitor di pojok kanan atas layar ponsel.
- Masukkan data dokumen sesuai paspor:
- Nomor Visa Umroh (tercantum di lembar e-visa resmi).
- Nomor Paspor aktif.
- Tanggal lahir dan kewarganegaraan (*Indonesia*).
- Nomor telepon aktif (bisa menggunakan nomor Indonesia berkode +62 atau nomor lokal Saudi +966).
- Alamat email aktif dan buat kata sandi kombinasi huruf besar, angka, serta simbol.
- Centang persetujuan regulasi, lalu tekan tombol Register.
3. Aktivasi Akun
Sistem akan langsung mengirimkan kode OTP berupa 4 digit angka ke email yang Anda daftarkan. Masukkan kode tersebut pada aplikasi untuk memvalidasi akun. Setiap kali Anda keluar dan masuk (*login*) kembali ke Nusuk, sistem akan mengirimkan OTP baru demi keamanan data.
4. Memilih Jadwal dan Slot Jam Kunjungan
- Masuk ke dashboard utama, pilih menu Praying in the Noble Rawdah.
- Tentukan kategori jenis kelamin: Male (pria) atau Female (wanita).
- Pilih nama akun Anda, lalu klik Continue.
- Kalender ketersediaan akan muncul dengan indikator warna:
- Hijau: Slot tersedia (kepadatan rendah).
- Kuning: Slot mulai terbatas (kepadatan sedang).
- Merah: Slot penuh.
- Abu-abu: Slot belum dibuka oleh sistem.
- Tentukan tanggal serta rentang jam kunjungan (tersedia pilihan slot 30 menit).
- Centang persetujuan instruksi, lalu tekan Issue Permit. Barcode jadwal resmi akan langsung tersimpan pada menu *Permits*.
SOP Kunjungan Fisik ke Raudhah untuk Jamaah Indonesia
Agar proses ibadah di Raudhah berjalan lancar tanpa terkendala penolakan oleh askar di gerbang pemeriksaan, perhatikan panduan operasional berikut:
- 1.Waktu Hadir di Titik Kumpul (Holding Area): Jamaah wajib tiba di pelataran antrean minimal 30 menit sebelum batas awal jam yang tertera pada izin. Askar berhak menolak jamaah yang datang terlambat melampaui batas toleransi 15 menit.
- 2.Kesiapan Baterai Ponsel dan Salinan Fisik: Tampilkan barcode langsung dari aplikasi Nusuk. Tangkapan layar (*screenshot*) kerap kali ditolak oleh pemindai barcode askar. Sebagai antisipasi jika baterai ponsel habis, bawa pula lembar cetak surat tasreh dari pihak travel.
- 3.Alur Jamaah Wanita: Akses jamaah wanita dipusatkan di sektor utara Masjid Nabawi (sekitar Pintu 37). Jadwal wanita umumnya dibuka dua kali: pagi hari setelah Shalat Subuh hingga menjelang Dzuhur, dan malam hari setelah Shalat Isya hingga tengah malam.
- 4.Alur Jamaah Pria: Akses jamaah pria berpusat dari arah pelataran selatan/barat daya menuju *Babussalam* atau area pembatas karpet putih sebelum diarahkan masuk ke karpet hijau Raudhah.
- 5.Etika dan Batasan Ibadah: Durasi berada di karpet hijau Raudhah dibatasi berkisar 10 hingga 15 menit per kelompok antrean. Manfaatkan waktu singkat ini secara tertib: shalat sunnah dua rakaat, berdoa, dan memperbanyak shalawat tanpa memaksakan diri mengambil video atau swafoto (*selfie*) yang dapat mengganggu kekhusyukan jamaah lain serta memicu teguran askar.
Pertanyaan Seputar Kunjungan ke Raudhah (FAQ)
1. Apakah jamaah yang berangkat bersama travel umroh masih perlu mendaftar mandiri di Nusuk?
Sebagian besar biro travel umroh resmi telah mengurus izin masuk Raudhah secara rombongan (*tasreh muassasah*) melalui sistem terpadu kementerian. Namun, jamaah tetap disarankan memiliki akun Nusuk pribadi di ponsel masing-masing sebagai alternatif cadangan atau untuk memantau sinkronisasi visa.
2. Berapa kali jamaah bisa masuk ke Raudhah dalam satu kali keberangkatan umroh?
Berdasarkan regulasi resmi Kementerian Haji dan Umroh Saudi per musim 2024, satu identitas paspor/visa hanya diizinkan mendapatkan 1 kali izin ziarah Raudhah dalam kurun waktu 365 hari. Aturan ini ditegakkan demi azas keadilan bagi puluhan juta jamaah dari seluruh penjuru dunia.
3. Apa yang harus dilakukan jika slot di aplikasi Nusuk selalu tertulis abu-abu atau habis?
Slot Nusuk dibuka secara berkala oleh sistem otoritas Saudi, umumnya diperbarui setiap awal pekan (hari Jumat atau Minggu) atau tepat pada pergantian jam waktu setempat. Koordinasikan pemantauan slot dengan muthawif atau tim pembimbing ibadah travel Anda yang berada di Madinah.
Pusat Layanan Konsultasi & Pendaftaran Resmi
Samira Travel – Sahabat Umrah & Haji Keluarga Anda
Dewan Asatidz & Bimbingan Ibadah Samira Travel
Akreditasi ADisusun dan ditinjau secara berkala oleh Muthawwif tersertifikasi BNSP alumni universitas terkemuka Timur Tengah. Materi diselaraskan dengan tuntunan sunnah Rasulullah SAW serta regulasi visa Kementerian Haji Kerajaan Arab Saudi.
Ingin Jadwal & Informasi Paket Terkait Topik Ini?
Dapatkan konsultasi gratis mengenai jadwal penerbangan langsung 11 kota, fasilitas hotel bintang 5 pelataran masjid, dan bimbingan manasik intensif bersama Samira Travel.



