Artikel28 November 20241 Menit Baca

Halaman Haswatain Masjid Nabawi Kembali Dibuka untuk Pengunjung

Disusun oleh: Dewan Asatidz Samira TravelIzin PPIU No. 137/2020
Halaman Haswatain Masjid Nabawi Kembali Dibuka untuk Pengunjung - Panduan Ibadah Samira Travel
Bagikan Artikel Ini:

# Halaman Haswatain Masjid Nabawi Kembali Dibuka untuk Pengunjung Halaman Haswatain yang berada di area Masjid Nabawi, Madinah, kini telah resmi dibuka kembali untuk seluruh jamaah setelah rampungnya proyek renovasi...

Halaman Haswatain Masjid Nabawi Kembali Dibuka untuk Pengunjung

Halaman Haswatain yang berada di area Masjid Nabawi, Madinah, kini telah resmi dibuka kembali untuk seluruh jamaah setelah rampungnya proyek renovasi teknis selama kurang lebih 80 hari. Pembukaan ini mengembalikan akses salah satu area terbuka paling bersejarah di dalam kompleks masjid tua, sekaligus menandai berfungsinya sistem tata suara (*sound system*) mutakhir yang dipasang untuk memaksimalkan kenyamanan ibadah shalat berjamaah dan pengajian umum.

Poin Penting

  1. 1.Proyek Selesai Bertahap: Renovasi dimulai sejak 1 September 2024 dan berlangsung selama 80 hari melalui empat tahapan pengerjaan guna meminimalkan gangguan terhadap arus pergerakan jamaah.
  2. 2.Fokus Peningkatan Akustik: Pembaruan utama difokuskan pada peremajaan sistem tata suara digital terintegrasi agar distribusi suara imam dan muadzin terdengar jernih tanpa gema berlebih.
  3. 3.Akses Langsung Jamaah: Area Haswatain kini siap menampung kembali jamaah untuk shalat fardhu, istirahat berzikir, maupun kajian ilmiah dengan sirkulasi udara terbuka yang nyaman.

Mengenal Area Haswatain di Masjid Nabawi

Banyak jamaah kerap keliru mengenali posisi Haswatain. Istilah *Al-Haswatain* secara harfiah merujuk pada dua pelataran berkerikil halus (*haswa*) yang berada di bagian dalam kawasan bangunan lama Masjid Nabawi. Sejak era perluasan terdahulu, area terbuka ini sengaja dipertahankan tanpa atap permanen untuk menjaga sirkulasi udara alami dan pencahayaan matahari masuk ke koridor utama masjid.

Posisi Haswatain berada di antara bangunan kiblat lama (area perluasan Utsmani) dan sayap perluasan pertama Saudi. Area ini sering menjadi titik kumpul favorit jamaah yang ingin berdiam diri seusai berziarah ke Makam Rasulullah ﷺ dan Raudhah Syarifah, karena suasananya yang lebih terbuka dibandingkan deretan tiang-tiang pualam di ruangan tertutup.

*(Catatan koreksi: Beberapa rujukan awal sempat tertukar menyebut Masjidil Haram, namun proyek akustik dan tata ruang Haswatain ini secara faktual berlokasi di Masjid Nabawi, Madinah).*

Rincian Tahapan Renovasi Selama 80 Hari

Otoritas Umum Urusan Perawatan Masjid Nabawi menjalankan proyek ini secara cermat agar tidak memotong akses utama lalu lintas jamaah pria dari arah Babussalam menuju pintu keluar Baqi. Pengerjaan dibagi menjadi empat fase terencana:

TahapFokus PekerjaanPenanganan Jamaah
Tahap 1Pembongkaran jalur instalasi kabel lama di bawah lantai marmerPemasangan partisi kedap debu di sisi selatan halaman
Tahap 2Pemasangan kabel serat optik dan jaringan speaker digital baruPengalihan arus saf shalat ke selasar bangunan utama
Tahap 3Penataan ulang panel akustik mikro dan perbaikan ubin marmer penahan panasPengerjaan mayoritas dilakukan pada jam-jam malam/sepi
Tahap 4Kalibrasi frekuensi suara imam dan pembersihan total areaUji coba sistem suara saat shalat berjamaah terbatas

Peningkatan teknologi suara ini menjadi prioritas mengingat arsitektur kubah dan tiang lengkung di sekitarnya kerap memicu pantulan suara jika tidak dikontrol dengan teknologi *delay* dan *equalizer* presisi tinggi. Dengan sistem anyar ini, suara takbir, bacaan Al-Qur'an, hingga khutbah Jumat dapat menjangkau telinga jamaah secara alami dan jernih.

Petunjuk Praktis bagi Jamaah yang Hendak Memanfaatkan Area Haswatain

Bagi jamaah umroh maupun haji Indonesia yang sedang berada di Madinah dan ingin beribadah di area Haswatain, perhatikan beberapa hal berikut:

  1. 1.Jalur Masuk: Akses paling mudah menuju Haswatain adalah melalui pintu-pintu selatan seperti Pintu Babussalam (Gate 1), Bab Abu Bakar Ash-Shiddiq, atau koridor bagian tengah dari Pintu King Fahd (Gate 21) lurus ke arah kiblat.
  2. 2.Kondisi Cuaca: Karena merupakan halaman terbuka (*courtyard*), suhu di Haswatain sangat dipengaruhi cuaca luar. Saat musim dingin (November–Februari), lantai marmer bisa terasa cukup dingin pada waktu Subuh. Disarankan mengenakan kaus kaki tebal saat shalat di area ini.
  3. 3.Ketersediaan Al-Qur'an dan Kursi Shalat: Rak mushaf Al-Qur'an dan fasilitas kursi bagi lansia tetap tersedia rapi di dinding-dinding pilar pembatas halaman.
  4. 4.Waktu Terbaik: Waktu paling tenang untuk membaca Al-Qur'an dan berzikir di area ini adalah antara waktu Dhuha hingga menjelang Zhuhur, atau ba'da Isya setelah kerumunan utama ziarah mulai terurai.

Tanya Jawab Seputar Halaman Haswatain (FAQ)

1. Apakah masuk ke area Haswatain memerlukan pendaftaran izin (tasreh) lewat aplikasi Nusuk?

Tidak. Area Haswatain adalah area umum Masjid Nabawi yang bebas diakses siapa saja untuk shalat dan i'tikaf, berbeda dengan Raudhah Syarifah yang mewajibkan izin resmi (*tasreh*) via aplikasi Nusuk.

2. Apakah jamaah wanita bisa shalat di area Haswatain?

Secara tata letak, Haswatain berada di sektor utama masjid yang diperuntukkan bagi jamaah pria. Jamaah wanita memiliki sektor shalat khusus di bagian utara dan timur laut Masjid Nabawi dengan pembatas pembagian jalur yang telah diatur oleh petugas Asykar.

3. Apa dampak renovasi ini bagi jamaah yang shalat di shaf belakang?

Sistem suara baru yang dipasang di Haswatain menghilangkan masalah gema dan distorsi suara. Jamaah yang berada di batas luar halaman tetap dapat mendengar bacaan imam dengan tingkat kejelasan yang sama seperti mereka yang shalat di dekat mihrab utama.

Pusat Layanan Konsultasi & Pendaftaran Resmi

Samira Travel – Sahabat Umrah & Haji Keluarga Anda

Bagikan Artikel Ini:

Dewan Asatidz & Bimbingan Ibadah Samira Travel

Akreditasi A

Disusun dan ditinjau secara berkala oleh Muthawwif tersertifikasi BNSP alumni universitas terkemuka Timur Tengah. Materi diselaraskan dengan tuntunan sunnah Rasulullah SAW serta regulasi visa Kementerian Haji Kerajaan Arab Saudi.

Wujudkan Niat Menuju Baitullah

Ingin Jadwal & Informasi Paket Terkait Topik Ini?

Dapatkan konsultasi gratis mengenai jadwal penerbangan langsung 11 kota, fasilitas hotel bintang 5 pelataran masjid, dan bimbingan manasik intensif bersama Samira Travel.

Literasi Terkait

Artikel Edukasi Terkait Lainnya

Lihat 400 Panduan
Syarat Visa Umroh Terbaru 2026: Dokumen dan Ketentuannya - Samira Travel
Artikel
29 August 20261 mnt baca

Syarat Visa Umroh Terbaru 2026: Dokumen dan Ketentuannya

Syarat visa Umroh terbaru 2026 mewajibkan setiap calon jamaah untuk memiliki paspor dengan masa berlaku minimal 6 bulan, bukti reservasi akomodasi serta tiket penerbangan pulang-pergi yang valid, sertifikat vaksinasi meningitis...

Samira TravelBaca