Artikel12 August 20252 Menit Baca

60 Juta Umat Islam Kunjungi Masjid Suci

Disusun oleh: Dewan Asatidz Samira TravelIzin PPIU No. 137/2020
60 Juta Umat Islam Kunjungi Masjid Suci - Panduan Ibadah Samira Travel
Bagikan Artikel Ini:

# 60 Juta Umat Islam Kunjungi Masjid Suci: Data Resmi dan Panduan Ibadah Umrah Terkini Otoritas Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi resmi merilis data operasional yang mencatat lebih...

60 Juta Umat Islam Kunjungi Masjid Suci: Data Resmi dan Panduan Ibadah Umrah Terkini

Otoritas Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi resmi merilis data operasional yang mencatat lebih dari 60 juta pergerakan umat Islam di dua Tanah Suci hanya dalam kurun waktu satu bulan, tepatnya selama Muharram 1447 Hijriah. Angka masif ini menandai dibukanya musim baru ibadah umrah dengan lonjakan volume jamaah dari berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia yang menempati posisi teratas negara pengirim jamaah umrah terbesar.

Poin Penting

  1. 1.Volume Trafik Tinggi: Total kunjungan menembus 60 juta pergerakan di Mekkah dan Madinah selama Muharram, dengan penerbitan visa umrah melonjak hingga 27% dibandingkan tahun sebelumnya.
  2. 2.Digitalisasi Penuh Regulasi: Akses ibadah ke Raudhah, shalat di Hijr Ismail, dan penerbitan izin umrah saat ini terintegrasi 100% via aplikasi Nusuk dengan sistem kuota ketat.
  3. 3.Kesiapan Teknis Jamaah: Kepadatan di pelataran tawaf (Mataf) menuntut jamaah Indonesia memilih waktu ibadah di luar jam sibuk serta menjaga kepatuhan SOP manasik fisik.

Rincian Statistik Kunjungan Dua Masjid Suci

Berdasarkan laporan resmi Saudi Press Agency (SPA), arus jamaah terkonsentrasi di dua pusat peribadatan utama:

1. Masjidil Haram, Mekkah

  • Total Kunjungan: 27.531.599 jamaah.
  • Pelaksanaan Ibadah Umrah: 7.857.270 jamaah tercatat menyelesaikan rangkaian tawaf dan sai.
  • Shalat di Area Hijr Ismail (Hateem): 47.823 jamaah mendapatkan izin masuk melalui antrean terjadwal.

2. Masjid Nabawi, Madinah

  • Total Kunjungan: 21.576.200 jamaah.
  • Ibadah di Raudhah (Al Rawdah Al Sharifah): 1.122.368 jamaah berhasil mendapatkan tasreh/izin masuk resmi.
  • Ziarah Makam Rasulullah SAW dan Sahabat: 2.110.375 peziarah melintasi koridor Babussalam.

Lonjakan ini didukung oleh peningkatan penerbitan visa umrah sebesar 27% serta realisasi lebih dari 4.200 kemitraan kontrak operasional antara muassasah/syarikah Arab Saudi dengan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) resmi di tingkat global.

Indikator OperasionalCatatan Data Muharram 1447 H
Pertumbuhan Masuk Visa UmrahNaik 30% dibanding periode sama tahun lalu
Penerbitan Izin NusukAktif sejak pertengahan Dzulhijjah 1446 H
Kanal Reservasi ResmiAplikasi Nusuk (Kementerian Haji & Umrah Saudi)

Implikasi Kepadatan Terhadap Operasional Jamaah Indonesia

Peningkatan arus jamaah menuntut persiapan teknis yang lebih terukur saat berada di Tanah Suci. Menghadapi jutaan jamaah di area Mataf dan Mas'a memerlukan manajemen waktu dan energi yang disiplin.

1. Kunci Utama Aplikasi Nusuk

Akses masuk menuju Raudhah di Madinah kini tertutup rapat dari antrean manual liar. Seluruh jamaah wajib memegang jadwal terkonfirmasi lewat aplikasi Nusuk atau tasreh kolektif yang diterbitkan oleh muassasah melalui pihak travel. Jangan menunggu hari kepulangan untuk memeriksa ketersediaan slot; pastikan penginputan akun dilakukan sesaat setelah jamaah mendarat di bandara dan nomor lokal atau paket roaming aktif.

2. Pengaturan Waktu Pelaksanaan Tawaf Umrah

Mengingat volume jutaan orang per pekan, pelaksanaan tawaf langsung di lantai dasar (Mataf) memiliki dinamika desak-desakan yang tinggi.

  • Waktu Terbaik: Pukul 01.30 dini hari hingga satu jam menjelang Subuh, atau pukul 09.00 hingga 11.00 siang.
  • Waktu Berisiko Padat: Segera setelah shalat Isya hingga pukul 23.00 malam, serta rentang waktu antara Ashar dan Maghrib.

3. Kepatuhan Aturan di Hijr Ismail

Akses shalat di dalam lengkungan Hijr Ismail kini diberi pembatas ketat oleh petugas Askar dan Otoritas Dua Masjid Suci. Jamaah diatur dalam kelompok kecil dengan batas durasi berkisar antara 5 sampai 10 menit agar rotasi berjalan tertib. Jamaah diimbau tidak memaksakan diri menerobos barikade di luar jadwal resmi.

Checklist Persiapan Keberangkatan Musim Ini

Sebelum berangkat menuju Jeddah atau Madinah, pastikan hal-hal berikut telah tervalidasi:

  • [ ] Legalitas Visa Umrah: Pastikan visa terbit resmi dengan barcode aktif yang tersinkronisasi di platform Nusuk/Muqeem.
  • [ ] Aplikasi Pendukung: Unduh dan aktivasi aplikasi Nusuk dan Tawakkalna pada ponsel cerdas masing-masing jamaah.
  • [ ] Kondisi Fisik dan Hidrasi: Mengingat kepadatan area sa'i dan tawaf, siapkan fisik dengan latihan jalan kaki minimal 30 menit per hari sebelum berangkat, serta perbanyak minum air Zamzam saat beraktivitas.
  • [ ] Dokumentasi Jamaah: Simpan salinan paspor, bukti reservasi hotel, dan kartu identitas jamaah (kartu nusuk/id card travel) selalu di tas paspor leher.

Konsultasi Pendaftaran dan Keberangkatan Resmi

Menghadapi tingginya kuota dan padatnya regulasi digital musim ini, pilihlah biro perjalanan yang memiliki perizinan PPIU resmi dari Kementerian Agama RI dan akses langsung ke sistem Nusuk.

Untuk pengecekan jadwal keberangkatan, ketersediaan tiket pesawat direct flight, dan kepastian paket hotel terdekat, Anda dapat berdiskusi langsung dengan tim operasional:

  • Telepon / WhatsApp: 0856-0717-9735
  • Email Resmi: samiratravelsurabayaterpercaya@gmail.com

Tanya Jawab (FAQ) Jamaah

1. Apakah saat ini shalat di Hijr Ismail harus memakai izin aplikasi Nusuk?

Pengaturan akses masuk Hijr Ismail diawasi langsung oleh otoritas penjaga pintu Masjidil Haram. Pada jam-jam tertentu dibuka jalur antrean khusus dengan sistem buka-tutup per kloter, sementara pada musim sangat padat, jadwal terdaftar pada aplikasi Nusuk diprioritaskan untuk mengontrol jumlah antrean.

2. Berapa kali seorang jamaah bisa masuk ke Raudhah dalam satu kali keberangkatan?

Sesuai regulasi Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, izin masuk ke Raudhah via aplikasi Nusuk dibatasi satu kali per individu dalam kurun waktu 365 hari (1 tahun). Jamaah harus memanfaatkan jadwal yang didapat sebaik mungkin karena pembatalan di menit akhir dapat menggugurkan kuota tersebut.

3. Kapan waktu paling aman untuk jamaah lansia melaksanakan tawaf di tengah lonjakan pengunjung ini?

Bagi lansia, sangat disarankan memanfaatkan fasilitas skuter listrik di lantai 3 (Mezzanine) atau kursi roda resmi bertarif resmi di jalur khusus. Jika ingin tetap bertawaf di lantai dasar, pilihlah rentang waktu pukul 09.30 hingga 11.00 pagi, di mana arus pergerakan manusia mulai mereda setelah shalat Dhuha.

Bagikan Artikel Ini:

Dewan Asatidz & Bimbingan Ibadah Samira Travel

Akreditasi A

Disusun dan ditinjau secara berkala oleh Muthawwif tersertifikasi BNSP alumni universitas terkemuka Timur Tengah. Materi diselaraskan dengan tuntunan sunnah Rasulullah SAW serta regulasi visa Kementerian Haji Kerajaan Arab Saudi.

Wujudkan Niat Menuju Baitullah

Ingin Jadwal & Informasi Paket Terkait Topik Ini?

Dapatkan konsultasi gratis mengenai jadwal penerbangan langsung 11 kota, fasilitas hotel bintang 5 pelataran masjid, dan bimbingan manasik intensif bersama Samira Travel.

Literasi Terkait

Artikel Edukasi Terkait Lainnya

Lihat 400 Panduan
Syarat Visa Umroh Terbaru 2026: Dokumen dan Ketentuannya - Samira Travel
Artikel
29 August 20261 mnt baca

Syarat Visa Umroh Terbaru 2026: Dokumen dan Ketentuannya

Syarat visa Umroh terbaru 2026 mewajibkan setiap calon jamaah untuk memiliki paspor dengan masa berlaku minimal 6 bulan, bukti reservasi akomodasi serta tiket penerbangan pulang-pergi yang valid, sertifikat vaksinasi meningitis...

Samira TravelBaca