
# 359 Jemaah Dibadalhajikan Tahun Ini: Prosedur, Kriteria, dan Layanan Safari Wukuf Lansia Pemerintah Indonesia melalui Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi memastikan seluruh jamaah haji reguler maupun khusus...
359 Jemaah Dibadalhajikan Tahun Ini: Prosedur, Kriteria, dan Layanan Safari Wukuf Lansia
Pemerintah Indonesia melalui Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi memastikan seluruh jamaah haji reguler maupun khusus yang berhalangan tetap menuntaskan rukun hajinya. Pada operasional ibadah haji tahun ini, tercatat sebanyak 359 jamaah dibadalhajikan secara resmi oleh petugas tanpa dipungut biaya sepeser pun.
Langkah ini diambil guna menjamin hak ibadah jamaah yang wafat sebelum wukuf serta jamaah yang sakit parah dan tidak memungkinkan untuk dibawa ke Padang Arafah, bahkan dengan skema safari wukuf sekalipun.
1. Total Badal Haji: Sebanyak 359 jamaah dibadalhajikan oleh petugas resmi PPIH (179 jamaah wafat dan 180 jamaah sakit berat).
2. Gratis Tanpa Pungutan: Layanan badal haji yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia sepenuhnya gratis untuk jamaah yang memenuhi syarat medis atau wafat.
3. Perbedaan Penanganan: Jamaah yang masih memungkinkan secara medis akan diikutkan dalam program safari wukuf, sedangkan kasus kritis dan ketergantungan alat medis tinggi langsung dialihkan ke program badal haji.
Rincian Data 359 Jamaah yang Dibadalhajikan
Direktur Bina Haji Kementerian Agama, Arsad Hidayat, menjelaskan bahwa penetapan jamaah yang berhak dibadalhajikan melalui proses verifikasi data medis dan administrasi kematian yang ketat.
Dari total 359 jamaah tersebut, klasifikasinya terbagi ke dalam dua kelompok utama:
| Kategori Jamaah | Jumlah | Keterangan Lokasi / Kondisi |
|---|---|---|
| Jamaah Wafat | 10 orang | Wafat di asrama haji embarkasi tanah air |
| 1 orang | Jamaah Haji Khusus yang wafat sebelum wukuf | |
| 168 orang | Wafat dalam perjalanan, di Madinah, atau di Makkah | |
| Jamaah Sakit Kritis | 180 orang | Dirawat di KKHI dan RSAS, tidak memungkinkan safari wukuf |
| Total | 359 orang | Mendapatkan sertifikat badal haji resmi dari PPIH |
Jamaah sakit yang dibadalhajikan merupakan pasien yang dirawat intensif di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) maupun Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS). Kondisi fisik mereka dinilai tim dokter sangat berisiko fatal apabila dipaksakan bergerak keluar ruangan, terutama pasien koma, gagal napas dengan ventilator, dan kondisi tidak stabil lainnya.
Kriteria Jamaah yang Berhak Mendapatkan Badal Haji Gratis Pemerintah
Pemerintah Indonesia memiliki regulasi ketat mengenai siapa saja yang berhak mendapatkan fasilitas badal haji. PPIH merekrut petugas khusus yang telah berhaji dan memenuhi syarat syar'i untuk membadalkan satu orang jamaah per petugas.
Tiga kelompok utama yang berhak dibadalhajikan meliputi:
- 1.Jamaah yang wafat di asrama haji embarkasi: Terhitung sejak jamaah masuk asrama, dalam perjalanan udara, hingga tiba di Arab Saudi sebelum waktu wukuf dimulai (9 Zulhijjah).
- 2.Jamaah yang sakit berat: Pasien yang dirawat di KKHI atau RSAS dengan rekomendasi tertulis dari Tim Penanganan Krisis dan Pertolongan Pertama pada Jamaah Haji (PKP3JH) serta tim dokter spesialis bahwa yang bersangkutan tidak laik safari wukuf.
- 3.Jamaah yang mengalami gangguan jiwa berat: Jamaah dengan kondisi kejiwaan yang dinilai tim medis membahayakan keselamatan diri dan orang lain jika dibawa ke Arafah.
Keluarga jamaah di tanah air tidak perlu khawatir terkait keabsahan prosesi ini. Setiap petugas pembadal diwajibkan menandatangani pakta integritas dan surat pernyataan bermeterai, kemudian pemerintah menerbitkan sertifikat badal haji resmi yang diserahkan kepada ahli waris.
Layanan Khusus: Safari Wukuf bagi Jamaah Lansia dan Disabilitas
Bagi jamaah yang memiliki keterbatasan fisik namun masih stabil secara medis, PPIH tidak membadalhajikannya, melainkan memfasilitasi mereka melalui program Safari Wukuf.
Pada tahun ini, PPIH Arab Saudi menyiapkan armada khusus berupa bus dengan konfigurasi tempat duduk yang dimodifikasi untuk menampung jamaah lansia risiko tinggi (risti) dan penyandang disabilitas berat.
Alur Pelaksanaan Safari Wukuf:
- Penjemputan Terpusat: Jamaah dijemput menggunakan lima bus khusus dari lima hotel di empat sektor utama, yaitu Syisyah, Jarwal, Misfalah, dan Raudhah.
- Waktu Mobilisasi: Jamaah mulai dinaikkan ke dalam bus pada pukul 10.00 Waktu Arab Saudi (WAS) dengan pendampingan ketat dokter dan perawat.
- Prosesi di Arafah: Rombongan tiba di Arafah menjelang masuk waktu zuhur (sekitar pukul 12.00 WAS). Jamaah tetap berada di dalam bus ber-AC sembari mendengarkan khutbah wukuf, berdoa, dan berzikir bersama pembimbing ibadah hingga waktu wukuf dinyatakan sah.
- Evakuasi Pasca-Wukuf: Setelah salat jamak takdim dan doa bersama selesai, bus safari wukuf langsung membawa jamaah kembali ke fasilitas kesehatan atau hotel transit tanpa bermalam (mabit) di Muzdalifah dan Mina, mengingat adanya uzur syar'i (*rukhsah*).
Tanya Jawab Seputar Badal Haji (FAQ)
1. Apakah pihak keluarga jamaah harus membayar biaya tambahan untuk badal haji ini?
Tidak. Program badal haji bagi jamaah yang wafat setelah masuk asrama embarkasi atau sakit berat yang tidak bisa disafariwukufkan sepenuhnya ditanggung oleh Pemerintah Indonesia melalui anggaran operasional haji. Waspadai pihak-pihak yang meminta uang tebusan badal haji atas nama petugas resmi.
2. Kapan keluarga menerima sertifikat badal haji?
Sertifikat badal haji diterbitkan oleh Kantor Urusan Haji (KUH) Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Jeddah setelah seluruh rangkaian operasional haji selesai. Sertifikat tersebut nantinya diserahkan kepada pihak keluarga melalui Kantor Kemenag Kabupaten/Masjid domisili jamaah bersamaan dengan pemulangan barang bawaan jamaah.
3. Bagaimana status dam (denda) haji bagi jamaah yang dibadalhajikan?
Dam haji tamattu' untuk jamaah yang dibadalhajikan tetap diselesaikan oleh panitia atau menggunakan alokasi dana dam jamaah yang bersangkutan sesuai ketentuan teknis yang berlaku pada musim haji berjalan.
Pusat Layanan Konsultasi & Pendaftaran Resmi
Samira Travel – Sahabat Umrah & Haji Keluarga Anda
Bagi keluarga jamaah yang membutuhkan konfirmasi data jamaah wafat, sakit, atau informasi umum mengenai keberangkatan umroh dan haji khusus berizin resmi, silakan menghubungi layanan konsultasi melalui kontak resmi:
- WhatsApp / Telepon: 0856-0717-9735
- Email: samiratravelsurabayaterpercaya@gmail.com
Dewan Asatidz & Bimbingan Ibadah Samira Travel
Akreditasi ADisusun dan ditinjau secara berkala oleh Muthawwif tersertifikasi BNSP alumni universitas terkemuka Timur Tengah. Materi diselaraskan dengan tuntunan sunnah Rasulullah SAW serta regulasi visa Kementerian Haji Kerajaan Arab Saudi.
Ingin Jadwal & Informasi Paket Terkait Topik Ini?
Dapatkan konsultasi gratis mengenai jadwal penerbangan langsung 11 kota, fasilitas hotel bintang 5 pelataran masjid, dan bimbingan manasik intensif bersama Samira Travel.



